AKU SANG NESTAFA
Seperti angin lembut di deras hujan petang ini
desirnya membelai fajar sebelum tertutup malam
tanpa cericit pipit yang lincah diantara ranting cemara
yang tak lelah menjajakan cinta pada binar mentari
aku bukan awan di hujung langit
yang akrab bencengkrama dengan musim
yang terus berganti seiring waktu
dan aku juga bukan petang yang akan datang
aku hanya helaan nafas kelelahan dari jaman
mengejar mentari dengan perlahan lahan
sampai tak terasa renta merayapi ketidak dewasaanku
karena terlena selalu menghitung waktu
aku hanyalah nyanyian petang
dari sederet nada kehidupan dari rangkaian melodi nestafa
sebelum cinta ini terkubur ketidak berdayaanku sendiri
entah lah....
aku trak pernah mengerti semua itu
Selasa, 22 Juni 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar