Tiada hujan yang tak menghantarkan dingin
karena derai angin bersamanya seiring
membawa tetes air bersama awan yang menggulung
dan menghampiri ruang kehampaanku di sudut senyap
setelah kusadar bahwa syair jiwa hilang bersama dinginnya hujan
Tapi kau datang sesaat kemudian
menggoda rasa di relung sisi jiwa
ciptakan ruang kehampaan yang semakin dalam
di di jawa tanpa nada
tanpa puisi yang kerap memperolok kebodohanku
sisi ruang kehampaan membelenggu
memberi luka di kalbu teramat suci
tersiram hujan pula sehingga menggigil
mengecil beku tanpa rasa
mendobrak sisi ruang kehampaan jiwa yang semakin nestapa
karena derai angin bersamanya seiring
membawa tetes air bersama awan yang menggulung
dan menghampiri ruang kehampaanku di sudut senyap
setelah kusadar bahwa syair jiwa hilang bersama dinginnya hujan
Tapi kau datang sesaat kemudian
menggoda rasa di relung sisi jiwa
ciptakan ruang kehampaan yang semakin dalam
di di jawa tanpa nada
tanpa puisi yang kerap memperolok kebodohanku
sisi ruang kehampaan membelenggu
memberi luka di kalbu teramat suci
tersiram hujan pula sehingga menggigil
mengecil beku tanpa rasa
mendobrak sisi ruang kehampaan jiwa yang semakin nestapa

Tidak ada komentar:
Posting Komentar